Hah? Makan siang gratis? gimana caranya? Sabar dong, nanti saya ceritakan detailnya. Yang jelas ide ini datang ketika saya mengantri untuk urusan kuliah. Yang jelas bukan urusan minta makan siang sama doraemon
Oke, berikut ini langkahnya.
- Datanglah ke bank yang cukup tersohor yang kira-kira nasabahnya mencapai paling tidak 500 orang per hari. Jangan terlalu pagi, datanglah antara pukul 9.00 samapai 9.30
- Ambillah nomor antrian lalu ambil formulir, apa saja, terserah mau formulir setoran, pengambilan, transfer uang, atau pembayaran pajak. Pura-pura isilah formulir itu.
- Duduk di bangku yang disediakan. Tunggu kira-kira sepuluh menit sampai banyak orang yang datang dengan nomor antrian di belakang anda.
- Cari orang yang terlihat terburu-buru, ciri-cirinya: celingak-celinguk, bolak-balik hapenya berbunyi, dan berulang kali lihat jam. Lalu mulailah percakapan seperti ini
Anda (A) : "Selamat pagi, pak. Sedang terburu-buru ya?"
Bapak itu (B) : "Oh, iya dik. Padahal sejam lagi saya mau meeting"
A : "Bapak dapat nomor antrian berapa?"
B : "32 dik"
A : "Wah, kebetulan saya sedang nggak buru-buru pak. Ini saya punya nomor antrian 13 pak, bentar lagi gilirannya. Bapak cukup membayar dua ribu saja sama saya
"
B : "Oh, terima kasih banyak dik, ini dua ribu rupiahnya. Hampir saja saya terlambat meeting"
A : "Nggak perlu terima kasih Pak, senang bisa membantu Bapak
"
Nah, kini nomer antrian Anda berubah dari 13 ke 32. Tunggulah hingga counter bank memanggil nomor 25-27. Kali ini, carilah orang yang baru datang. Sasaran yang baik adalah bapak-bapak yang menampakkan wajah kecewa melihat keramaian Bank. Ketika mengambil nomor antrian pun raut wajahnya semakin kusut karena dapat nomor 156, sementara di counter bank baru menunjuk angka 27. Datangi dan mulai skenarionya:
A : "Rame Nggih, Pak?"
B : "Inggih Dik, padahal kula badhe mapak anak kula sekolah"
A : "Jam pinten pak mapakipun?"
B : "Jam kaleh welas, Dik. Menawi ngentosi niki nggih ngesake anak kula"
A : "Wah, kleresan kula gadah nomer 32 Pak, sekedap malih. Bapak tumbas nomer kula mawon, tigang ewu mawon Pak!"
B : "Oh, kleresan sanget, matur nuwun sanget nggih dik
"
Buat non Javanese Speaker, baca pake bantuan kursor yah:
A : "Rame Ya, Pak?"
B : "Ya Dik, padahal saya mau jemput anak saya sekolah"
A : "Jam berapa jemputnya, Pak?"
B : "Jam dua belas, Dik. Kalau nunggu di sini kasihan anak saya"
A : "Wah, kebetulan saya punya nomer 32 Pak, sebentar lagi. Tiga ribu rupiah saja, Pak!"
B : "Oh, kebetulan sekali, terima kasih banyak ya, dik"
Nah, lima ribu rupiah sudah didapat, bisa untuk makan siang!
5 Comments »
The URI to TrackBack this entry is: http://ardianto.blogsome.com/2007/12/28/tips-makan-siang-gratis/trackback/
RSS feed for comments on this post.
Leave a comment
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>
Oh ya, buat yang nggak ngerti basa jawa, pejet Ctrl+A sajah…
Comment by ardianto — December 28, 2007 @ 8:48 am
gyahahahahaha…
boleh dicoba juga…hohohohoho!
Comment by JoeSatch — December 28, 2007 @ 11:32 am
@joesatch:
Nanti kalau sudah berhasil saya dikasih tahu ya mas
Comment by ardianto — December 28, 2007 @ 8:24 pm
oho… saya punya cara yang lebih elegan…
Comment by chiw — December 29, 2007 @ 1:36 am
@chiw:
Gimana caranya kak chiw? Ajarin adek ardianto ini donk ya? ya?
*merengek-rengek*
Comment by ardianto — December 29, 2007 @ 7:35 am