Kalau saya punya ASUS Eee PC? Ah, pasti asyik sekali ya punya notebook yang mungil seperti itu. Mengingat selama ini saya belum pernah punya notebook sendiri. Selama ini saya cuma bisa bermimpi-mimpi punya notebook. Maklumlah, saya cuma seorang mahasiswa yang masih mengandalkan penghasilan orang tua dan pekerjaan sampingan yang hasilnya tidak seberapa.

Setidaknya, notebook itu akan membantu saya menghemat pengeluaran saya untuk berinternet yang selama ini masih mengandalkan warnet atau layanan internet berbayar di kampus seperti Cyberlib atau Comlabs karena saya bisa menikmati fasilitas WiFi di kampus saya. Setidaknya saya menghemat beberapa puluh ribu rupiah untuk itu. Saya juga menjadi sangat terbantu dengan notebook ini untuk mengerjakan tugas-tugas kuliah saya.
Ada hal yang lebih penting lagi menurut saya, saya ingin meminjamkan komputer lama yang bertengger di meja kerja kos saya ke rekan saya, Andi, yang sangat menginginkan sebuah komputer. Toh ASUS Eee PC sudah bisa menggantikannya. Selama ini dia selalu datang ke kos saya untuk mengerjakan tugasnya. Pernah suatu kali dia sampai menginap di kos saya karena malam sudah terlalu larut ketika tugas kuliahnya selesai. Menyuruhnya terus-terus ke rental juga bukan pilihan yang bijaksana karena akan membebani dirinya. Dia kurang mampu rekan-rekan sekalian, selama ini dia membayar uang kuliah hanya mengandalkan beasiswa, kiriman dari orang tuanya pun tidak seberapa. Setidaknya bila komputer itu dipinjamkan kepadanya, saya bisa membantu rekan saya itu mengurangi pengeluarannya agar uang yang dimilikinya bisa dipakai untuk hal lain yang lebih bermanfaat.
8 Comments »
The URI to TrackBack this entry is: http://ardianto.blogsome.com/2008/01/18/kalau-saya-punya-asus-eee-pc/trackback/
RSS feed for comments on this post.
Leave a comment
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>
Wis angger tuku Wan!
Comment by hendy — January 19, 2008 @ 7:56 am
temenku udah punya tuh,,,
yang kecil banget itu kan..
Tau ga om,,katanya harganya cuma 5 juta!!
Yah,,soalnya dai pesen udah lama gitu,,
Yang edisi terbatas..
Tapi gag terlalu enak kalo notebook terlalu kecil kaya gitu..
Gutlak dehh om…
Ntar kalo dapet jangan lupa traktirannya..
Hehehe
Comment by adinda — January 19, 2008 @ 10:57 pm
hmm,,,mau ke launchingnya tidak??
Comment by adinda — January 19, 2008 @ 11:02 pm
@hendy:
La? Dhuwite sapa le?
@adinda(1):
5 juta? kok mahal ya? dulu denger-denger harganya cuma US$ 2,000 alias sekitar 2 juta. Wah, entah deh.
@adinda(2):
Lihat-lihat dulu tante…
Comment by ardianto — January 20, 2008 @ 8:12 am
2 juta??
Yang benerr om??
Gilakkk…
murah bangettt..
Huhuhuw,,jadi pengen notebook itu..
Hmm..ayo..ayo..ke launchingnya…
Comment by adinda — January 21, 2008 @ 12:12 pm
Katanya tuh notebook cuman bisa melakukan tugas2 dasar compie sebagai teman ngantor (office) dan browsing (email dll). Tapi gak bisa buat segala macam aplikasi kayak windows gitu. OSnya pun khusus. Jadi semacam PDA yang digedein gitu…. (katanya… lah wong aku dewe yo durung tuku)
Comment by deniar — January 22, 2008 @ 9:46 am
Katanya tuh notebook cuman bisa melakukan tugas2 dasar compie sebagai teman ngantor (office) dan browsing (email dll). Tapi gak bisa buat segala macam aplikasi kayak windows gitu. OSnya pun khusus. Jadi semacam PDA yang digedein gitu…. (katanya… lah wong aku dewe yo durung tuku)
Comment by deniar — January 22, 2008 @ 9:53 am
@adinda (lagi):
US$200 ding… Tapi di Indonesia kok harganya jadi 2 kali lipat ya, 4 juta… hiks…
@deniar:
Oh ya? La, katanya pake Xandros Linux…
Nggak bisa diganti OS ya mas?
Comment by ardianto — January 23, 2008 @ 6:49 am