<
Agama Baru Bernama Tianshi
April 21, 2008

Ternyata saya menemukan sebuah agama baru dari teman-teman di kampus saya. Agama ini entah bagaimana menjadi populer sekarang, Seperti agama-agama lain, ia juga menjanjikan surga bagi pemeluk-pemeluknya dan menjanjikan neraka bagi orang yang ingkar. Agama baru ini menjanjikan kekayaan instan sebagai surga, dan kemiskinan sebagai nerakanya. Para pemeluk agama ini menguasai ilmu cuci otak agar mampu membai’at orang lain menjadi pemeluk agamanya. Oh, ya, agama ini juga menganggap orang yang tidak memeluknya adalah orang tolol yang tidak mau diajak ke surga versi mereka.

Ibadah paling wajib dari agama ini adalah mencari downline. Downline adalah istilah mereka bagi muallaf yang baru mengenal agama mereka. Mereka terus memburu downline, kalau perlu dengan memaksa-maksa. Sampai akhirnya, sang calon pemeluk agama mengucapkan syahadat dengan membayar Rp 85.000,-. Oh ya, bila Anda menolak untuk memeluk agama ini, Anda akan terus dikejar-kejar. Bisa juga Anda diajak ke tempat ibadah mereka. Diajak mengikuti ritual ibadah bernama training motivasi. Terus, terus, dan terus. Hingga akhirnya sang calon pemeluk agama terdesak dan mengucapkan syahadat ala mereka.

Mereka juga punya rasul. Rasul ini mereka sebut upline. Suara dari upline adalah suara dari Tuhan. Barang siapa berani mengingkari kata-kata upline, kafirlah ia. Mereka juga punya kitab suci, kalau ndak salah, kitab suci mereka berjudul "Bagaimana Berfikir dan Berjiwa Besar". Warna bukunya pink. Di sana isinya cara-cara untuk berfikir dan berjiwa besar, sesuai judulnya. Mungkin ada juga kitab lain yang mengajarkan cara-cara cuci otak.

Mereka juga punya Front Pembela. Seperti layaknya Front Pembela agama lain yang sering main ngambruk-ngambrukin pager dan bakar-bakar, front pembela agama ini sangat sering beraksi ketika banyak yang menemukan kekeliruan dalam agama mereka. Misalnya Anda menghina agama mereka dengan sebutan "Tianshi Suck!" maka Front Pembela Tianshi akan habis-habisan menyerang anda. Meski pun anda sudah punya fakta yang jelas mengenai agama ini. Mereka tidak peduli, ad hominem akan bermunculan di kotak komentar blog anda. (more…)



    Next posts »»