Terima kasih, hanya dua kata yang ingin aku ucapkan di hari ini. Hari istimewa bagi diriku, hari tempat merenung, berharap, dan berdoa. Meski bukan harus hari ini kulakukan, tapi rasanya hari inilah momentum yang paling tepat untuk mengucapkannya. Terima kasih, rangkaian kata yang selalu diucapkan setelah menerima sesuatu dari Tuhan atau orang lain.
Terima kasih untuk Tuhan, Alhamdulillah, saya masih diberi kepercayaan ada di bumi untuk dua puluh tahun ini. Masih Engkau beri hamba-Mu ini kesempatan untuk bernafas. Terima kasih wahai yang Maha Adil, Maha Bijaksana, dan Maha Memberi. Masih Engkau beri kesempatan mencicipi dunia yang asam, manis, dan pahit ini. Tempat yang laksana hidangan dengan sejuta rasa.
Terima kasih untuk Ibu, Ayah, dan Adikku tersayang. Terima kasihku yang sedalam-dalamnya buat Ibu yang telah melahirkanku tepat dua puluh tahun yang lalu di hari ini. Terima kasih untuk Ayah tercinta, Ayah juara satu di muka bumi ini. Terima kasih untuk Adikku tersayang yang selalu bersemangat dan keras kepala.
Terima kasih untuk teman-teman yang telah memberi sedikit ruangan di pikirannya untuk mengingat hari ini. Terima kasih buat Widhi dan Lilin yang sudah memberi ucapan selamat dini hari tadi. Terima kasih untuk doa kalian. Meski akhirnya aku ketiduran lagi dan tak makan sahur.
Terima kasih juga buat teman-teman yang sudah memberi ucapan selamat via Friendster. Terima kasih berat buat Wilya, Ika Kurnia, Martin, Ayu’, Aryan. Apapun ucapan kalian, terima kasih. Terima kasihku dari lubuk, atau mungkin lebih dalam, dari palung hati. Terimalah ucapan terima kasih ini.
Dan buat teman-teman lain yang sudah ada di ruang hatiku ini, terima kasih buat semuanya.
——
Sekalian mengucapkan, Selamat Idul Fitri, Taqaballahu Mina Wa Minkum, Minal Aidzin wal Faizin, Mohon Maaf Lahir Batin. Saya mau pulang kampung ke tempat yang damai dari keramaian akses internet dan mohon maaf bila komentar tak terbalas.
12 Comments »
The URI to TrackBack this entry is: http://ardianto.blogsome.com/2008/09/26/terima-kasih/trackback/
RSS feed for comments on this post.
Leave a comment
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>
Met ultah, jang!
haha haha haha
Comment by khairul — September 26, 2008 @ 11:25 am
Selamat ulang tahun yang ke-22 ya mas. Semoga panjang umur dan lebih semangat dalam meraih cita-cita serta sehat selalu. Bahagia selalu
Comment by Keluarga Kudus — September 26, 2008 @ 12:51 pm
Met ulang tahun yg ke-20..
wah udah tua yah, udah kepala dua *hiiy serem banget kepalanya dua*
moga panjang umur & sehat selalu, makin kontroversial dan ditunggu traktirannya..
Eh sama donk, mudiknya minggu
Comment by Ryan — September 26, 2008 @ 7:54 pm
[khairul]
Makasih, Mo..!
*awas aja kalo tadi sampe aku diceburin ke Indonesia Tenggelam*
[Keluarga Kudus]
Uhuk, 22… Saya sudah setua itu ya, hiks…
Nugroho jelek pasti yang nulis
[Ryan]
Makasih, sayangnya ngga ada traktiran, hehe…
Comment by Empunya blog — September 26, 2008 @ 10:39 pm
Dasar jelek.Yang nambahin bapak kok, bukan aku
Comment by Ardi — September 27, 2008 @ 1:16 pm
Selamat Ulang Tahun, semoga tahun-tahun mendatang makin sukses. Juga mohon maaf lahir dan batin. Selamat mudik, menenangkan pikiran, memohon restu pada ayah bunda.
Comment by edratna — September 27, 2008 @ 3:12 pm
[Ardi]
Iya, ya…
Tak kirain kamu yang nambahin Dik, haha
[edratna]
Terima kasih, Bu..
Selamat berlebaran juga, mohon maaf lahir batin
Comment by Empunya blog — September 27, 2008 @ 4:36 pm
heiii.. met ultah mas! wew. berarti dirimu termasuk tua ya? hue2. saya juga dink. taun depan ganti angka pertama. uhuaa.
taqobalallahu minna wa minkum
minal aidin wal fa idzin
hati2 mudiknya
Comment by tya — September 28, 2008 @ 12:05 pm
Lah…
Arep muni selamet ning kowe kok lali
Padahal wis maca tulisanmu iki
Dhek wingi ning sepur yo gak kelingan blas
Selamat ulang tahun yo…
sori telat…
Comment by Jiwo — September 29, 2008 @ 9:52 am
Wah saya kq curiga??
Lilin kayaknya ga pernah ngasih selamat ulatah ke aku….
Comment by chiell — October 3, 2008 @ 9:56 am
[tya]
Makasih ya dek…
[Jiwo]
Yo, maturnuwun le, happy mbarating…
[chiell]
Cemburu? Ah, wajarlah bang…
Maklum, saya tampan
Comment by Ardianto — October 5, 2008 @ 8:15 pm
Cie..ciee..
Terima Kasih berat buat W…a
hmmm,,,
Comment by hendy — October 7, 2008 @ 4:31 pm