Cacat Logika

July 18, 2008 – 4:22 pm

Beberapa bulan terakhir ini, saya kok sering sekali mendengar cara-cara berargumen dan menarik kesimpulan, yang aneh, yang payah, dan yang bikin saya tertawa. Sebenarnya kalau buat hiburan sih tidak apa-apa. Masalahnya banyak yang menggunakan cara-cara seperti ini untuk meyakinkan orang-orang mengenai teori-teori yang belum tentu kebenarannya. Yang paling populer tentu saja adalah teori konspirasi yang melibatkan pihak-pihak yang kita benci tentu saja atau menjatuhkan pihak lain yang menjadi saingan bisnisnya. Bahkan ada yang menggunakannya sebagai dalil menghalalkan. Ini ada beberapa

Kesalahan penarikan kesimpulan dari sebuah kalimat implikasi
Kalimat Implikasi adalah kalimat yang berbentuk "Jika P maka Q". Nah, kesalahan yang sering dilakukan adalah seperti ini:

A : Jika Hari ini hujan maka jalanan basah
B : Jalanan Basah
Kesimpulan : Jadi hari ini hujan

Seolah tak ada yang aneh bukan? Tapi ini adalah cara penarikan kesimpulan yang salah. Jalanan basah belum tentu hujan bukan? Bisa saja ada pemadam kebakaran sengaja menyirami jalanan agar tak berdebu. Ada yang serupa, hanya sedikit tidak sama tetapi ini cara penarikan kesimpulan yang benar

A : Jika Hari ini hujan maka jalanan basah
B : Jalanan tidak Basah
Kesimpulan : Jadi hari ini tidak hujan

Kalau jalanan kering tentu tidak mungkin hujan bukan? Bisa dikatakan seperti itu karena suatu pernayataan implikasi "Jika P maka Q" ekuivalen dengan kontraposisinya "Jika tidak Q maka tidak P" tetapi tidak ekuivalen dengan inversnya "Jika tidak P maka Q". Penerapan yang sakti? Iklan Bintangin vs Tolak Angin. Bintangin mengusung jargon, "Semua orang boleh minum"

A : Orang pintar minum Tolak Angin
B : Si X tidak pintar
Kesimpulan : Jadi Si X tidak boleh minum Tolak Angin

Sungguh, yang ini bikin saya terpingkal-pingkal dibuat. Udah mengejek produk orang lain, salah lagi. (More Gossips…!)


Sirkulator Pompa Air Tenaga Gravitasi

June 26, 2008 – 1:41 pm

Peringatan: Tidak boleh fast reading baca artikel ini, semua harus dibaca. Termasuk artikel yang menjadi inspirasi post ini. Karena si situs penyedia artikel sering down, salinan artikelnya bisa dibaca di sini. Pahami, renungkan baik-baik.

Pas lagi guling-guling googling mengenai peralatan hemat energi, saya menemukan sebuah artikel tentang sirkulator pompa air tenaga gravitasi. Artikel tersebut ada di situs Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Jawa Barat (LPMP Jabar). Kalau ingin langsung membaca artikelnya, silakan klik di sini. Penjelasan yang ada di ditu cukup meyakinkan, disertai sumber, serta disertai tutorial untuk membuatnya.

 

Melihat gambar seperti di atas yang saya rampok dari link yang tadi, jelas saja orang-orang bakal tertarik membuat tiruannya. Sederhana sekali dan mudah dibuat bukan? Mungkin saja pembuat artikel ini, Pak Ading Mulyadi sudah disuap oleh konspirasi perusahaan minyak semacam Pertamina, Exxon, dan Shell untuk membungkam mulutnya sehingga beliau tidak membuat pompa ini dengan skala besar untuk membantu para penduduk desa yang miskin mengangkat pompa ke atas untuk mengairi sawah?

Jelas ini adalah konspirasi, artikel beliau bisa merugikan perusahaan-perusahaan itu milyaran dolar amerika. Bayangkan, berapa solar yang bisa dihemat untuk mengalirkan air ke atas bila alat ini dikembangkan? Beliau mungkin akan bernasib sama dengan Pak Djoko yang menemukan Blue Energy itu, beliau telah dibungkam oleh perusahaan-perusahaan itu agar tak bisa mengungkapkan penemuannya dan memalukan presiden RI. (More Gossips…!)


Berpikir Kritis

April 1, 2008 – 3:22 pm

Tulisan ini menanggapi tulisan rekan saya, kang Andi Hendra yang di sini (More Gossips…!)


Cuti Bersama? Mengurangi Bolos? Bah…

February 3, 2008 – 11:47 am

Baru bentar, ide udah datang, hwahaha…

Kali ini saya menyinggung tentang cuti bersama. Barusan nengok dari situsnya Menkokesra mengenai cuti bersama ini. Sekedar melihat-lihat tanggal berapa saya bakal libur (kalender saya di kos ndak ada tanda cuti bersama). Nah, di bagian bawah artikel itu tertulis

 

Keputusan memberikan total 23 hari libur nasional dan cuti bersama, menurut Menko Kesra Aburizal Bakrie, "Mempertimbangkan efektifitas dan efisiensi nasional, selain juga untuk juga pertimbangkan agar karyawan swasta dan guru tidak bolos setelah hari libur nasional."

 

Ha? tunggu dulu Pak Menteri! (More Gossips…!)


  • About me

    Just a little human thats try to live at largest city of West Java. Check my profile for details.

  • Hot Cakes

  • Freezer

  • Cooking plates

  • Kitchen

  • Vetsin

  • Ardianto Rank